Featured newsRiding LifeSports, Lifestyle & Environment

Fun Riding Electric Vehicle & Circular City Clean Project

Cosmobikers Lovers – Kepedulian terhadap lingkungan yang bersih dan asri sangat dibutuhkan setiap makhluk hidup di bumi. Manusia sebagai ciptaan yang teramat mulia. diberi kehormatan untuk mengelola dan merawat bumi tempat berpijak. Namun terkadang, manusia kurang menghargai kohormatan yang diberikan, sehingga kerusakan lingkungan terjadi dimana-mana. Baik itu di darat maupun di laut.

Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni tahun ini, berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Lingkungan Hidup tersebut. Baik dari kelompok masyarakat peduli lingkungan maupun dari pemerintah sendiri.

Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK), dimana sebagai kementrian yang membawahi masalah lingkungan hidup di Indonesia, menyelenggarakan event “Fun Riding Electric Vehicle”. Peserta pengguna motor listrik berjumlah kurang kebih 120 riders. Start dimulai dari kantor KLHK Kebon Nanas Jakarta Timur dan finis di kantor Pusat KLHK Manggala Wanabakti. Dengan jarak tempuh 12,3 kilometer.

Rupanya di halaman parkir Gedung Manggala Wanabakti telah disiapkan dua unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Dimana pada Minggu (9/6/2024), Menteri LHK Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc meresmikan dua unit SPKLU tersebut didampingi pihak PT PLN juga.

Pemasangan dua unit SPKLU di lingkungan KLHK ini merupakan langkah penting dalam mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. SPKLU di Manggala Wanabakti ini dilengkapi dengan 2 tipe, yaitu fast dan medium charging, dengan waktu pengisian untuk kendaraan hanya 30 menit dan biaya Rp 2.466,78/kWh.

“Saya memberikan arahan kepada seluruh Eselon I KLHK untuk menggunakan kendaraan listrik ramah lingkungan sebagai kendaraan dinas. Hal ini dimaksudkan agar menjadi contoh dan dapat diterapkan oleh unit-unit lainnya,” ujar Siti Nurbaya Bakar.
Lanjut Ibu Menteri, selain itu saat ini juga sudah dimulai dilakukan konversi kendaraan sepeda motor konvensional yang dimiliki oleh pegawai KLHK untuk beralih ke kendaraan listrik, bersama komunitas Elders yang turut hadir mengikuti riding. Semuanya ini untuk mendukung lingkungan yang bersih. Dimana bertepatan dengan  Hari Lingkungan Hidup Sedunia,” jelas Siti Nurbaya saat sambutan.

Circular City Clean Project
Satu hari sebelumnya, Sabtu (8/6/2024) di bilangan Blok M Jakarta Selatan, tepatnya di Taman Literasi Cristina Martatiahahu. Ada sekelompok masyarakat peduli lingkungan sedang asyik-asyiknya melaksanakan kegiatan Circular City Clean. Kegiatan ini juga dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia & Hari Laut Sedunia, 5 & 8 Juli.


Kegiatan aksi peduli lingkungan Circular City Project yang diinisiasi sebuah kelompok peduli lingkungan yang menamakan diri “Saya Pilih Bumi”. Dimana melibatkan lebih dari 40 relawan yang terdiri dari berbagai komunitas diantaranya komunitas Forest Is Our Friend, Operasi Semut, Plastaval Bank, mahasiswa dan masyarakat umum. Bersama-sama melakukan aksi membersihkan sampah di kawasan Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. City Clean Up ini bukan hanya tentang membersihkan taman, tetapi juga tentang menumbuhkan rasa tanggung jawab dan cinta terhadap bumi,” ujar Athala Devontra perwakilan dari Saya Pilih Bumi.

Tidak hanya aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga menyuguhkan sesi talkshow bertajuk “Duduk Bareng” dengan menghadirkan narasumber Ramon Y. Tungka selaku Editor At Large, Saya Pilih Bumi bersama peneliti dan aktivis lingkungan, Rheza Maulana, S.T.,M.Si.

Pada sesi ini, kedua narasumber saling berbagi informasi dan pandangannya perihal pentingnya langkah-langkah kecil yang bisa kita praktikkan dalam mengatasi tantangan persoalan lingkungan.

Melalui kegiatan Circular City Project, Saya Pilih Bumi terus berinisiasi memberikan edukasi tentang “Langkah Hijau Untuk Bumi Yang Lebih Baik” guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkontribusi memberikan dampak yang baik untuk planet.

“Jika manusia memiliki kemampuan merusak alam, maka seharusnya manusia juga mampu memperbaikinya. Semoga rangkaian kegiatan hari ini dapat menginspirasi dan menambah semangat untuk menerapkan langkah hijau di kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari yang sederhana, mulai dari diri sendiri, mulai dari hari ini,” ujar Rheza Maulana selaku aktivis lingkungan.

“Perilaku kita di daratan memberi dampak yang signifikan pada ekosistem di lautan. Jangan jadikan laut sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sebab persoalan sampah di lautan adalah akumulasi perilaku kita sehari-hari yang sejatinya harus dibenahi. Setiap aksi kecil yang kita praktikkan akan membawa dampak baik yang besar untuk bumi. Lestarinya ekosistem laut dan pesisir dengan karbon birunya yang akan membantu planet ini mengatasi persoalan krisis iklim,” ujar Ramon Tungka selaku Editor At Large Saya Pilih Bumi.

Saya Pilih Bumi berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa di berbagai lokasi lainnya, dengan harapan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk bergabung dalam gerakan peduli lingkungan. Salam Go Green Untuk Indonesia Sehat!

Comments are closed.

0 %